Sejak tanggal , 11 Febuari 2022 lalu, Mendikbudristek Nadiem Makarin Meresmikan Kurikulum Merdeka Sebagai Solusi Pemulihan Pendidikan Indonesia. Kurikulum Ini merupakan bentuk Pembaharuan dari Kurikulum Prototipe. Kurikulum Prototipe adalah Sebutan Sebelum Kurikulum ini di lauching oleh Bapak Mendikbudristek, sekarang sudah Lauching Mendikbudristek namanya Berubah menjadi Kurikulum Merdeka. Ayo Kita ikuti Program Guru Pengerakππππππππππ
Minggu, 20 Februari 2022
Duduk di kursi mata hampir Terpejamkan
Pergi Berlayar ke Laut Banda Beli Terasi
Di Atas Kapal Hati Bergetar
Di Dalam Dada Siap Berdiskusi di Ruang Virtual
Minum Kopi Sambil Makan Kuaci
Lebih Syadu ditemani Tambatan Hati
Saling Menginspirasi adalah Kunci Mari Ulngi Senin Nanti
Beli Mangga di Toko Pak Pari, ak Ngurah Super Sekali uah Duku, Buah Duren ak Ngurah Memang Keren
Siapa Suka memakan Bubur Jangan di campur sambal Terasi Kami menyangka sudah Libur Mata tertidur Lupa Refleksi
makan Bubur sam terasi, dikasih cuka campur kuaci, Lupa buat Refleksi, mau ngirim sudah terkuci
makan kuaci sama kendodong…yang pengang kunci Bukain Dong
Makan Kuaci juga Kelempang, Jangan Lupa pakai Soasnya.. Buka Kunci Perkara Gambang, Asal Tau Caranya
Mari-mari makan kuaci, ambil isi kulitnya buangkan, Elaborasi sudah terisi Refleksipun sudah terselesaikan
Jakarta banyak jembatan layang-layang , Berlalu lalang ribuan kendaraan, Mata terpejam pikiran melayang, Minggu kondangan atau jalan-jalan
Belajar yang Rajin supaya Pintar
agar hidupmu semangkin maju
Pagi-pagi membuka komputer, lupa hari, hari ini Hari minggu
ππππππ IMPIANKUπ₯ππππππππ
Kutipan Puisi Dari Kegiatan Pembelajaran LMS karya :
IMPIANKU ( Karya : Asti Triasih) di kutip oleh 1.794- Fardes Jon-Musi Banyuasin-Sumatera Selatan
Tertatih dan berlari mengapai impian dan Harapan
Gejolak membara dalam merubah kondisi yang Ada
Kebebasan yang berakhlak Mulia dan menjadi profil Pelajar Pancasila
Harapan Bangsa dan Cita-cita Mulia Pelita Ku Tolong Tuntun Anak didikmu
Cahayamu tolong Bimbing anak Didikmu Jadikan Mereka layaknya Anak Mu
Jadikan Mereka bersemayang dengan Nyaman Dalam Asuhan dan BimbinganMu
Bapak Jangan Kau Paksa Anakmu
Ibu Jangan Kau Tekan Intan Berlianmu
\